Ayo Masuk UI !!

20 03 2011





Jazz Goes to Campus 2009 !!!

16 11 2009

jgtc, jazz goes to campus, 32nd jazz goes to campus

Happy to inform you that the first announcement of the upcoming 32nd JGTC is officially here. JGTC (Jazz Goes To Campus) is the longest running jazz event in Indonesia, second to North Sea Jazz Festival which was started 2 years earlier. Since 1978, JGTC has been constantly held until it reaches its 32nd anniversary this year. For 32 years of ups and downs, we should be grateful to see JGTC still running strong. The Student Executive Board of Faculty of Economics at the University of Indonesia is still behind this annual event as usual. This year might turn to be the best one yet, with surprisingly heavy lineups as projected.

First of all, let’s hear the preface from the Committee.

“The composition of jazz is the manifestation of feelings via rhythm, via words, onto a symphony, in other words, it is the conveyance of ordinary words into other, more poetic words. Many definitions have tried to articulate jazz in its nature; however none have been able to grasp its true meaning without acting out through its undeviating form.

We proudly present to you our own form of assessment of jazz through our very own designation. A platform of expression, an intense recognition of freedom to communicate, and a completely boundless podium of creativity. The 32nd Jazz Goes To Campus is brought to you, claiming “Sense of Rejuvenation” as this year’s theme to bring out the very best and bring a sendse of revitalization of its earliest definition.

Our utmost and primary purpose of this event is to satisfy the thirst of many jazz pleasures, to provide jazz musicians the stepping stone of delivering their passion, and to bring about and initiate contribution towards escalation of jazz.”

jgtc, jazz goes to campus, 32nd jazz goes to campus

Prior to the 32nd Jazz Goes to Campus there will be some pre-events to check out, including Jazz Gathering, JGTC Roadshow, Jazz Competition, Jazz Clinic and Children Workshop. The complete schedule of all these pre-events will be provided soon.

Now, let’s see the lineups.

Projected musicians performing (tentative):

Local:

Barry Likumahuwa Project
Benny Likumahuwa & 5 trombon
Chaseiro
Anggun
Reza
Bunglon Reunion
Idang Rasjidi
Indra Lesmana Reborn
Ireng Maulana
Salamander Big Band
Kul-Kul
Luluk Purwanto
Maliq & d’Essentials
Balawan
Elfa’s
JDS
Starlight
Oele Pattiselano
Nikita Dompas
Nial Djuliarso
Juno
Bob Tutupoli
Fariz RM
Ecoutez
Tao Kombo Collective Messkeepers
Sketsa
Souleh and Soulehah
Tomorrow People Ensemble
Tompi
Utha Likumahuwa
Margie Segers
Syaharani
Gamelan Shock Breaker
Jamaican Cafe
Dira
Other talented young musicians

The list of CONFIRMED International bands/artists will be provided soon.
Other talented international bands

Save the date!

32nd Jazz Goes to Campus (JGTC) will be held at:
Date: Sunday, November 29th 2009
Time: 10:00-00:00
Place: Campus grounds, faculty of Economics University of Indonesia (Depok)

More info about JGTC will be updated regularly, so stay tune!





Seleksi PPKB UI

16 11 2009

Jadwal Kegiatan Seleksi UI Jalur PPKB

Jadwal Pelaksanaan PPKB

Kegiatan Tanggal
Pendaftaran online (bagi Sekolah-sekolah yang diundang) 20 November – 7 Desember 2009
Pembayaran biaya pendaftaran 20 November – 8 Desember 2009
Periode upload berkas dan penerimaan berkas di Panitia 23 November – 11 Desember 2009
Pengumuman hasil seleksi 16 Januari 2010




SIMAK UI 2010

16 11 2009

Jadwal Pendaftaran dan Ujian Seleksi Masuk UI 2010/2011

Jalur Masuk Jenjang Lokasi Ujian Pendaftaran Online Seleksi Masuk Pengumuman
SIMAK UI Vokasi, Gelombang 1 Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
SIMAK UI Sarjana Reguler Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
SIMAK UI Sarjana Kelas Paralel Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
SIMAK UI Sarjana KKI Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
SIMAK UI Profesi, Gel 1 Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
SIMAK UI Magister, Gel 1 Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
SIMAK UI Doktor, Gel 1 Panlok – Panlok 18 Jan – 26 Feb 2010 14 Maret 2010 04/24/10
KSDI Vokasi Daerah 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
KSDI Sarjana Reguler Daerah 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
KSDI Sarjana Kelas Paralel Daerah 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
Jalur Prestasi (Olimpiade Sains, Atlet & Seniman Berprestasi) Vokasi Hanya Jakarta 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
Jalur Prestasi (Olimpiade Sains, Atlet & Seniman Berprestasi) Sarjana Reguler Hanya Jakarta 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
Jalur Prestasi (Olimpiade Sains, Atlet & Seniman Berprestasi) Sarjana Kelas Paralel Hanya Jakarta 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
Jalur Prestasi (Olimpiade Sains, Atlet & Seniman Berprestasi) Magister Hanya Jakarta 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
Jalur Prestasi (Olimpiade Sains, Atlet & Seniman Berprestasi) Doktor Hanya Jakarta 12 Apr – 23 Apr 2010 15 Mei 2010 29 Mei 2010
Semester Gasal Profesi, Gel 2 Hanya Jakarta 03 Mei – 20 Juni 2010 04 Juli 2010 25 Juli 2010
Semester Gasal Spesialis, Gel 2 Hanya Jakarta 03 Mei – 20 Juni 2010 04 Juli 2010 25 Juli 2010
Semester Gasal Magister, Gel 2 Hanya Jakarta 03 Mei – 20 Juni 2010 04 Juli 2010 25 Juli 2010
Semester Gasal Doktor, Gel 2 Hanya Jakarta 03 Mei – 20 Juni 2010 04 Juli 2010 25 Juli 2010
UBER Vokasi, Gelombang 2 Hanya Jakarta 03 Mei – 04 Juli 2010 11 Juli 2010 25 Juli 2010
Semester Gasal Sarjana Ekstensi Hanya Jakarta 31 Mei – 23 Juli 2010 01 Agt 2010 08 Agt 2010
Semester Gasal Sarjana KKI, Gel 2 Hanya Jakarta 31 Mei – 23 Juli 2010 01 Agt 2010 08 Agt 2010
Semester Genap Profesi Hanya Jakarta 11 Okt – 26 Nov 2010 05 Des 2010 01/03/11
Semester Genap Spesialis Hanya Jakarta 11 Okt – 26 Nov 2010 05 Des 2010 01/03/11
Semester Genap Magister Hanya Jakarta 11 Okt — 26 Nov 2010 05 Des 2010 01/03/11
Semester Genap Doktor Hanya Jakarta 11 Okt – 26 Nov 2010 05 Des 2010 01/03/11




Mahasiswa UI, MAPRES NASIONAL !!!

31 07 2009

Mahasiswa FEUI Menjadi Mapres Utama Nasional

Posted by humas-ui on 2009-07-31 03:31:15

Nama UI semakin harum dan semakin jaya di tanah air. Hari Rabu (29/07/2009), Muchdlir Zauhariy mahasiswa Departemen Akuntansi FEUI angkatan 2006 berhasil menjadi Mapres Utama Nasional 2009.

Pada acara yang dihelat selama 5 hari dari tanggal 27-31 Juli di Jakarta, Johar mampu menyisihkan 15 finalis yang merupakan saringan dari 84 peserta yang merupakan mahasiswa tercerdas dan tercemerlang se- Indonesia.

Rangkaian seleksi untuk mapres dilakukan secara paralel pada tanggal 27-28 Juli lalu. Sedangkan tahapan tes yang harus dilalui oleh para finalis meliputi psikotes, wawancara ekstrakurikuler, tes bahasa Inggris dan presentasi karya tulis. Setelah melalui penilaian yang ketat dan panjang, dewan juri yang terdiri dari satu orang koordinator dan 15 juri anggota akhirnya memilih Muchdlir Zauhariy (Universitas Indonesia) sebagai juara 1, Eko Heriyanto (Universitas Negeri Semarang) sebagai juara 2, dan Ekachaeryanti Zain (Universitas Hasanuddin) sebagai juara 3.

Sebagai informasi tambahan, pada Malam Penganugerahan Akademisi Berprestasi 2009 yang digelar pada tanggal 29 Juli 2009, Universitas Indonesia juga meraih juara 3 untuk pemilihan dosen berprestasi 2009. atas nama Prof. DR. Ir. Riri Fitri Sari, M.Sc., MM.

KIRI KE KANAN-Johar-Eko-Eka

KIRI KE KANAN- Ibu Illah Sailah (Direktur Akademik DIKTI)-Johar-Bapak Fasli Jalal (Dirjen DIKTI)-Ibu Riri (dosen berprestasi UI)





OKK UI 2009

29 07 2009

Mengenai OKK UI 2009

OKK (Orientasi Kehidupan Kampus) UI 2009, merupakan bentuk kegiatan penyambutan mahasiswa baru Universitas Indonesia 2009 yang bertujuan untuk memberikan pengenalan dan informasi mengenai sistem akademik, hingga informasi mengenai segala bentuk kehidupan kemahasiswaan Universitas indonesia, terutama pengetahuan mengenai IKM (Ikatan Keluarga Mahasiswa) UI.

OKK UI 2009 kali ini bertemakan Think Globally, Act Locally. Think Globally, Act Locally merupakan paradigma berfikir yang melihat sesuatu secara global atau menyeluruh, walaupun kita melihat permasalahan secara global kita dapat melakukan perubahan besar dengan melakukan sesuatu yang kecil. Pada kali ini OKK UI 2009 akan menyoroti kerusakan lingkungan yang semakin parah karena tidak adanya kesadaran dari kita sendiri.

Lingkungan merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam keberlangsungan hidup manusia. Saat ini masalah itu menjadi masalah yang sangat serius. Aspek industrialisasi merupakan penyumbang utama kerusakan alam dan lingkungan hidup. Perubahan-perubahan dari berbagai aspek kehidupan mulai muncul setelah adanya revolusi industri. Perubahan sistem ekonomi yang berawal dari ekonomi rumah menjadi industrialisasi membuat adanya ekploitasi alam secara berlebihan, tanpa melihat aspek keberlangsungan lingkungan, hanya demi untuk memenuhi pasar.

Thomas Malthus (1793), dalam esainya Essay on the Principle of Population menjelaskan bahwa ketika pola pertambahan populasi manusia berkembang secara geometris sedangkan daya dukung modal alam “hanya” secara aritmatris, maka akan menyebabkan kelangkaan SDA, ketimpangan akses SDA, dan menghasilkan konflik.

Perkembangan konsep Thomas Malthus menghasilkan pula konsep baru mengenai konsep The limit to growth. The limith to growth adalah suatu konsep yang lahir dari suatu studi mengenai keberlangsungan lingkungan hidup. Suatu pertumbuhan populasi penduduk yang besar dan kebutuhan akan pangan semakin meningkat dan pertumbuhan populasi tanpa di barengi dengan pertumbuhan sumber daya alam atau penyelarasan terhadap lingkungan membuat keberlangsungan hidup lingkungan dan peradaban semakin singkat. Dewasa ini manusia mulai melihat suatu nilai ekonomi merupakan suatu hal yang utama dalam keberlangsungan hidup mereka, dan mereka menyampingkan akan keberlangsungan lingkungan hidup yang merupakan daya dukung utama kehidupan manusia .

Oleh karena itu, untuk terciptanya keberlangsungan lingkungan yang mana merupakan bagian penunjang kehidupan manusia di bumi maka diperlukannya aplikasi dari konsep sustainable development. Sustainable development merupakan development which meets the needs of the present without compromising the ability of the future generations to meet their own needs (World Commision on Economic Development WCED, 1987).

Menurut Ismail Geraldin, pembangunan yang berkelanjutan merupakan a process whereby future generations receive as much capital per capita, or more than, the current generation has available.

Think Globally, act locally merupakan dasar paradigma yang menjadi pijakan dalam gerakan lingkungan. Dalam hal ini untuk mencapai suatu pembangunan yang berkelanjutan dibutuhkannya peran kita sebagai civitas academika untuk memberikan wawasan yang dapat menyumbang keberlangsungan lingkungan. Kita berfikir secara global dan mencoba melakukan perubahan di tingkat hal yang terkecil (lokal). Dengan hal yang kecil dan dilakukan secara berkelanjutan diharapkan menghasilkan dampak perubahan yang besar.

Tanpa disadari kita merupakan salah satu penyumbang terbesar kerusakan lingkungan, khususnya deforestasi hutan. Berapa banyak kertas yang beredar di kampus Universitas Indonesia tiap harinya, tiap minggunya, tiap bulannya dan tiap tahunnya? Tentu sangat banyak sekali dan itu juga menjadikan hilangnya hutan kita sebagai konsekuensi dari apa yang telah kita lakukan. Pertanyaannya apakah kita harus menyerah begitu saja? serta bagaimanakah caranya untuk menanggulangi hal tersebut? Penggunaan kertas bolak–balik merupakan salah satu tingkah laku yang kecil yang tidak pernah kita sadari dan langkah yang nyata untuk menanggulangi deforestasi hutan. Jika bukan kita sebagai kaum terpelajar yang memulai, lalu siapa lagi?

Melihat pentingnya pembangunan yang berkelanjutan maka OKK 2009 kali ini kita bersama-sama untuk melakukan perubahan bagi lingkungan kita dengan mencoba berfikir global dan melakukan sesuatu di tingkat local dan bisa berkontribusi untuk masyarakat sekitar. Dengan cara mengkampanyekan kertas bolak–balik dan pengurangan penggunaan plastik. Dengan mengkampanyekan kertas bolak-balik dan pengurangan penggunaan plastik maka kita sudah melakukan hal yang besar dan bermafaat bagi kelangsungan hidup kita seperti apa yang dicita-citakan untuk mencapai pembagunan yang berkelanjutan

MULAI LAKUKAN PERUBAHAN DARI HAL KECIL UNTUK KEUTUHAN LINGKUNGAN KITA.
AYO KITA KAMPANYEKAN KERTAS BOLAK BALIK DAN MEMINIMALISIR PENGGUNAAN PLASTIK DI OKK UI 2009.

OKK UI 2009 (Think Globally, Act Locally)
Salam Hangat untuk pejuang Muda
Hidup mahasiswa Hidup rakyat Indonesia

Ikhlasul Amal
Ketua Pelaksana OKK UI 2009





Dampak Krisis Keuangan Global Bagi Indonesia Tidak Terlalu Besar

14 10 2008

Pengamat ekonomi Eric Sugandi mengatakan, krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa yang berdampak negatif terhadap negara-negara lainnya, tidak berimbas terlalu besar bagi Indonesia.

Hal ini disebabkan net ekspor Indonesia ke luar negeri hanya 10 persen dari total produk domestik bruto (PDB), kata ekonom dari Standard Chartered Bank ini, di Jakarta.

Ia mengatakan, ekspor Indonesia ke luar negeri terdiri dari migas dan non migas. Dari 80 persen hasil non migas Indonesia hanya 12 persen di ekspor ke Amerika Serikat, jadi pengaruhnya tidak besar.

Pasar ekspor utama Indonesia adalah Jepang dan Singapura, kedua negara tersebut sangat merasakan dampaknya dari krisis keuangan global itu. “Dampak ikutan itu yang dikhawatirkan akan memberikan pengaruh yang sangat tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah harus dapat menjaga konsumsi rumah tangga yang nilainya cukup besar sekitar 60 persen dari total PDB. Kami optimis pemerintah telah memperhitungkan hal tersebut dan segera melakukan berbagai kesiapan untuk menjaganya lebih jauh, ujarnya.

Pemerintah, katanya, juga harus cepat melakukan kebijakan lain seperti mendorong pertumbuhan sektor riil yang selama ini dinilai masih berjalan di tempat dan memberikan kemudahan investasi yang lebih baik agar investor asing merasa senang, nyaman dan mudah menanamkan dananya.

Apabila ini bisa terjadi maka pertumbuhan ekonomi nasional akan tetap tumbuh di atas 6 persen, meski gejolak krisis keuangan di Amerika Serikat dan Eropa masih belum reda, katanya.

Ke depan, menurut dia, Indonesia akan semakin tumbuh didukung oleh turunnya harga komoditi dan energi khususnya minyak mentah dunia yang saat ini mencapai di bawah 90 dolar AS per barel.

Jadi tekanan krisis keuangan global itu akibat kepanikan pelaku pasar, meski pemerintah AS telah mendapat persetujuan kongres mendapat dana talangan sebesar 700 miliar dolar AS, katanya.

Sementara itu, Managing Director Advisory Group in Economics, Industry and Trade (Econit), Henry Saparini mengatakan, pemerintah diminta tidak hanya memompa sikap optimistis menghadapi krisis keuangan di Amerika Serikat dan Eropa.

Pemerintah harus mampu mengamankan sistem ekonomi secara menyeluruh, karena ekonomi dalam negeri saat ini lebih rapuh dibanding krisis 1998, katanya.

Ia mengatakan, sikap optimistis bahwa kondisi ekonomi cukup kuat menghadapi krisis, justru bisa berakibat buruk karena secara riil ekonomi nasional sangat tidak kondusif.

“Yang penting dari semua itu adalah perlunya optimalisasi dan percepatan pencapaian target dari berbagai program yang telah dijalankan, termasuk mempercepat reformasi birokrasi,” katanya.

Ia juga menyoroti, sistem birokrasi yang masih belum dapat dikendalikan dengan baik mengakibatkan daya saing produk dan jasa yang dihasilkan di dalam negeri sulit untuk bersaing baik di pasar internasional maupun di dalam negeri.

“Tidak mudah kembali ke produk dalam negeri, karena produk impor murah dan berkualitas sudah merajai pasar dalam negeri. Ini artinya pemerintah harus lebih serius dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi domestik, dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi,” ucapnya.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.